Baiklah, sebelum aku menuliskannya di sini, aku bertanya-tanya--kira-kira berapa besar kemungkinan kau, yang semenjak belakangan ini menjadi tokoh yang paling penting dalam tulisan-tulisan jurnalku, membaca postingan ini?
Pertanyaan yang agak bodoh, soalnya tidak ada yang bisa memberi jawabannya kecuali kau dan Tuhan. Bayangkan, seberapa mungkin terjadi, menemukan dirimu dengan nama samaran tertentu memberikan komentar di postingan ini. Aku tertawa karena membayangkannya membuatku mulai menanamkan konklusi yang salah lagi, seperti yang sudah-sudah, tentang betapa selama ini kau juga suka padaku. Ya, seandainya saja aku ini bukan calon penulis, maka kepalaku tidak akan otomatis membayangkan kemungkinan-kemungkinan 'happy ending' yang barangkali akan datang padaku, si tipikal tokoh utama ini. Hanya gara-gara teman-temanku, atau aku sendiri, berpendapat bahwa kisah-kisah yang selama ini kualami mirip alur cerita komik.
Apapun itu, pengalaman telah membuktikan lebih dari segalanya bahwa besarnya tipikalmu dengan tokoh utama kebanyakan komik, tidak secara otomatis memberimu happy ending--sebuah akhir yang belum pernah mampir ke kisah-kisah cintaku yang terdahulu.
Dan kemungkinan kau membaca tulisan ini mungkin sama tipisnya dengan dengan udara. Yea, kecuali kau benar-benar tertarik padaku atau apa, dan sudah membookmark alamat blog geje ini, atau mengingatnya. Tapi itu tidak mungkin. Kurasa sekalipun kau memang tertarik, kau mungkin bukan tipe yang cukup kurang kerjaan untuk melacak apa saja yang sudah kulakukan di jagat dunia maya. Ya. Dan itu KALAU kau tertarik.
Jadi kurasa cukup aman menuliskannya di sini. Semoga.
1] Liburan ini terasa seperti selamanya. Selama berabad-abad aku tidak mendengar kabar langsung darimu membuatku mulai entah kebas atau kenapa, berpikir bahwa mungkin saja aku sudah kehilangan separuh dari perasaanku padamu. Baru saja aku hendak memutuskan untuk meletakkan segalanya di belakang dan melupakannya tanpa menyerah, kemarin kita bertemu dalam kejadian yang... yang rasanya begitu canggung. Dalam pertemuan itu, aku tidak sempat mengatakan apa-apa karena memang tidak sanggup. Tapi kau tersenyum padaku dan rasanya itu lebih dari cukup untuk membuatku bertahan melewati paro liburan berikutnya. Dan ini juga membantuku menyadari satu hal, bahwa ternyata aku memang. Kangen. Lalu saat ini, detik ini juga, keinginanku yang paling besar adalah bertemu denganmu lagi sesegera mungkin.
2] Aku cukup peka terhadap kemungkinan teramat besar bahwa saat ini aku, perasaanku, dan kau terjebak dalam sebuah rentetan cinta bertepuk sebelah tangan yang tragis. Perasaanku terhadapmu yang mungkin sekali sepihak--hanya Tuhan dan kau yang tahu apa yang sebenarnya ada di dalam kepalamu ketika namaku disebut. Atau tentang kau dan si cewek itu, yang sangat sangat beruntung karena bisa bertemu denganmu setiap minggu, dan yang mungkin sekali juga suka padamu, serta yang mungkin sekali kau sukai itu. Aku takut, tentu saja. Rasanya kau bisa meremukkanku berkeping-keping dalam sekali remasan, andai ketakutanku ini memang benar. Dan aku membayangkannya setiap malam, bahkan bermimpi buruk tentang itu.
3] Yang aku sukai adalah kau dan hanya kau. You're the only reason why I'm in this tragic battlefield, and I will win, smiling with you--or losing, crying alone. Tidak ada pilihan pergi dengan orang lain. Tentu saja prospek menghancurkan hati orang lain--misalnya dia, yang terlibat gosip denganku itu namun hanya dapat kuanggap sebagai sahabatku tidak peduli sekeras apapun aku mencobanya--membuatku ingin menangis. Tetapi aku mencoba lurus dengan perasaanku, tidak peduli apakah aku akan terluka nantinya atau tidak.
4] Andai suatu hari kau menemukan tulisanku ini dan membacanya, lalu menemukan kemiripan antara 'kau' di sini dengan kau yang membacanya, tolong, kumohon dengan sangat anggap saja kau tidak pernah membacanya, apalagi menertawakannya dengan siapapun. Tetapi apabila, entah bagaimana, kau mungkin merasakan hal yang sama denganku... Yah, kau bebas melakukan apapun yang menurutmu perlu kaulakukan. :(
5] Aku berdoa semoga dimanapun kau sekarang dan apapun atau siapapun yang kaupikirkan, kau dalam keadaan sehat dan gembira. Dan semoga kita bisa bicara secepatnya. >< ps: watashi wa anata ga suki desu




0 komentar:
Posting Komentar